SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

Badai kembali terjang AGARA

Kutacane | Harian Aceh - Angin kencang disertai hujan dan petir mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Bukit Tusam Aceh Tenggara (Agara) dilanda banjir bandang. Dalam musibah itu, sepasang suami istri meninggal tertimpa pohon dan sedikitnya 44 rumah terendam lumpur.

Camat Kecamatan Bukit Tusam, Asanullah, mengatakan hujan di sertai angin kencang terjadi sejak Senin (27/7) malam. Hal itu mengakibatkan sungai Rikit Bur meluap dan tumpah ke pemukiman penduduk. “Banjir bandang terparah dirasakan warga Desa Rikit Bur,” katanya.

Kepala Desa Rikit Bur, Kasman Jufri menyebutkan, akibat bencana tersebut Mukhtar dan istrinya tewas tertimpa pohon. “Dua warga kami meninggal akibat bencana itu. Tapi bukan karena banjir bandang, pasangan suami istri itu tertimpa pohon saat angin kencang,” ujar Kasman.

Menurut dia, Mukhtar yang berprofesi sebagai guru SMA 1 Kutacane meninggal tertimpa pohon saat pulang bersama istrinya dari kebun dengan mengendarai sepeda motor, Senin petang. “Mukhtar meninggal di tempat kejadian, sedangkan istrinya sempat ditolong warga dan dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong, dia menghembus nafas terakhir pada Selasa (kemarin—red) ketika berada dalam perawatan medis,” jelas Kasman.

Dia menyebutkan, banjir bandang yang melanda desanya tersebut selain membawa lumpur juga ikut menyeret kayu dari atas bukit yang kemudian menghantam perumahan penduduk.

Menurut Camat Asanullah, sejauh ini pihaknya dibantu Pemkab Aceh Tenggara telah memberi bantuan masa panik berupa beras, mie instan, dan peralatan memasak lainnya kepada korban bencana itu. Puluhan Kepala Keluarga (KK) juga ditampung pada dua tenda yang didirikan pemerintah setempat.

“Kita juga menurunkan alat berat untuk membersihkan lokasi dan badan jalan yang tertimbun lumpur. Sekarang, jalan Kutacane-Medan telah dapat dilalui kembali,” tandas Camat Bukit Tusam itu.

Sementara Asisten II Setdakab Agara, Ir Rahmad menyebutkan, berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, 44 unit rumah warga terendam lumpur dan dua rumah di antaranya rusak berat. “Kerugian akibat musibah ini kami perkirakan mencapai setengah miliar rupiah,” sebutnya saat didampingi Kadis Sosial Agara, Drs Rajadun di lokasi kejadian.(rta/cma)
diperoleh: http://www.harian-aceh.com

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 18.37 Kategori:

0 comments:

Posting Komentar

 

VISITOR