SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

Seni Budaya Masyarakat Aceh Tenggara

ADAT ALAS

pakaian adat alasSuku Alas merupakan salah satu yang bermukim di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi (yang juga lazim disebut Tanah Alas). Kata "alas" dalam bahasa Alas berarti "tikar". Hal ini ada kaitannya dengan keadaan daerah itu yang membentang datar seperti tikar di sela-sela Bukit Barisan Daerah Tanah Alas dilalui banyak sungai, salah satu diantaranya adalah Lawe Alas( Sungai Alas).

Bahasa Alas mirip dengan bahasa Batak (Karo, Tapanuli, dan Fak Fak). Sebagian besar suku Alas tinggal di pedesaan dan hidup dari pertanian dan peternakan. Tanah Alas merupakan lumbung padi untuk daerah Aceh. Tapi selain itu mereka juga berkebun karet, kopi,dan kemiri, serta mencari berbagai hasil hutan, seperti kayu, rotan, damar dan kemenyan. Sedangkan binatang yang mereka ternakkan adalah kuda, kambing, kerbau, dan sapi.

Kampung atau desa orang Alas disebut kute. Suatu kute biasanya didiami oleh satu atau beberapa klan, yang disebut merge. Anggota satu merge berasal dari satu nenek moyang yang sama. Pola hidup kekeluargaan mereka adalah kebersamaan dan persatuan. Mereka menarik garis keturunan patrilineal, artinya garis keturunan laki-laki. Mereka juga menganut adat eksogami merge, artinya jodoh harus dicari di merge lain.

Suku Alas 100% adalah penganut agama Islam. Namun masih ada yang mempercayai praktek perdukunan misalnya dalam kegiatan pertanian. Mereka melakukan upacara-upacara dengan latar belakang kepercayaan tertentu agar pertanian mereka mendatangkan hasil baik atau terhindar dari hama.

SENI BUDAYA

Kabupaten Aceh Tenggara memiliki kekayaan budaya tersendiri yang berbeda dengan daerah lain di Aceh.

Tari Saman

Kesenian tradisional yang telah mendunia adalah tari saman yang sering disebut Tari Tangan Seribu. Pada tahun 1994 tari ini pernah tampil di Spanyol dan di beberapa negara Eropa lainnya dan sering tampil di TamanMini Indonesia Indah, Jakarta.

Tari Mesekat

Mesekat adalah bentuk tarian yang mengkombinasikan gerakan tangan dan badan dengan lantunan syair-syair berisi tuntunan keagamaan dan kehidupan bermayarakat. syair-syair tersebut dilantunkan oleh para penari sambil melakukan gerakan tarian. Mesekat biasanya dimainkan oleh kaum pria.

Mesekat pertama kali dikembangkan oleh Tengku Mbelin (Tengku Haji Hasan) Lawe Due, kemudian dikembangkan oleh muridnya Tengku Muhammad Nya'kub Pagan yang kini tinggal di Kute Melie.

Mesekat telah beberapa kali ikut ditampilkan dalam cara LKA di Banda Aceh.

Pelebat

Seni perang adat alas yang memakai rotan sebagai alat dan tameng, dengan cara saling memukul terhadap lawan. Biasanya sering dilakukan dalam upacara untuk menyambut tamu kehormatan.

Bangsi

Kesenian yang menggunakan seruling sebagai medianya. sering dilantunkan dalam acara adat seperti jagai, sebagai musik pengiring dalam acara perkawinan namun hal ini masih sering didengar walaupun sudah jarang orang yang bisa memainkannya.

Canang

Kesenian Tradisonal adat alas yang menggunakan alat musik berpa kaleng ataupun gamelan yang terbuat dari logam. Di mainkan oleh beberapa wanita.

Lagam

Melagam adalah kesenian Alas

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 22.14 Kategori:

2 komentar:

  1. Salam kenal. Permisi ya gan, numpang lewat. Apa kabarnya? Terima kasih banyak artikelnya bagus, jadi lebih tahu mengenai seni budaya Aceh Tenggara. Semoga tetap lestari sepanjang masa. Kalau ada waktu silahkan berkunjung ke: OBYEKTIF.COM trims atensinya.

    salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (obyektif.com)

    BalasHapus
  2. Halo sob .makasih tlah memberikan pengalaman

    BalasHapus

 

VISITOR