SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

Pendidikan Aceh Berlandaskan Syariat Islam

Sistem pendidikan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) berlandaskan Syariat Islam sebagai upaya membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa.

"Sistem pendidikan kita itu untuk mewujudkan manusia tidak hanya mampu menguasai teknologi, tapi juga beriman kepada Allah SWT dan berakhlak mulia," kata Gubernur Provinsi NAD Irwandi Yusuf, di Banda Aceh, Rabu.

Dalam pidato tertulis yang dibacakan Sekretariat Provinsi NAD Husni Bahri TOB, gubernur menjelaskan, secara mendalam sistem pendidikan itu sudah diatur dalam Qanun (Perda) Pemerintah Aceh.


"Dalam Qanun tersebut terangkum unsur pengetahuan, kemampuan dan prilaku yang terpadu dalam kreativitas, khususnya pembentukan sikap dan kepribadian siswa," tambah Irwandi.

Di pihak lain, ia menyatakan Pemerintah Aceh berupaya keras memperbaiki kualitas pendidikan kearah yang lebih baik dengan pelaksanaan program peningkatan mutu.

"Ujung tombak dari peningkatan mutu pendidikan adalah kegiatan proses pembelajaran di kelas. Proses pembelajaran akan lebih efektif apabila ditunjang dengan kondisi kesehatan dan kreativitas siswa yang baik," ujar Irwandi Yusuf.

Peningkatan kondisi kesehatan dan upaya kreativitas siswa dapat ditunjang melalui beberapa kegiatan, seperti bidang olahraga dan seni.

Untuk itu, gubernur menyatakan guna menyemarakkan, memotivasi dan memberdayakan sekolah maka perlu didukung suatu wadah yang menampung kegiatan tersebut dalam bentuk perlombaan.

"Kegiatan seperti gebyar seni dan olahraga menjadi wahana bagi siswa untuk mengimplementasikan hasil kegiatan pembelajaran dalam rangka meningkatkan kesehatan jasmani, kesenian dan daya kreativitas," ujar dia.

Dikatakannya, banyak juga manfaat yang bisa dipetik dari penyelenggaraan gebyar olahraga dan seni pelajar, antara lain meningkatkan kecintaan dan apresiasi, kecakapan kolaboratif dan kooperatif.

Gebyar olahraga dan seni tingkat SMP itu diikuti ratusan siswa dari berbagai sekolah di 23 kabupaten/kota di provinsi ujung paling barat Indonesia ini. (waspada)

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 22.10 Kategori:

0 comments:

Posting Komentar

 

VISITOR