SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

Enam wabah penyakit ancam ternak di Aceh

Enam wabah penyakit ancam ternak di Aceh

BANDA ACEH - Sedikitnya enam wabah penyakit strategis masih mengancam hewan dan binatang ternak di provinsi Aceh, seperti rabies, flu pada ayam, flu burung, ngorok pada pada ayam, keguguran sapi dan sapi bali.

"Kami terkendala minimnya sumber dana untuk mengatasi masalah penyakit pada hewan/ternak tersebut," kata pejabat kabid kesehatan masyarakat pada Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh, Helmi, di Banda Aceh, siang ini.

Dana untuk menangani penyakit pada hewan/ternak tersebut biasanya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA/provinsi) dan APBK (kabupaten/kota).

Dalam bahasa latin, penyakit pada hewan/ternak tersebut diberi nama rabies (anjing gila), new catle disease (flu pada ayam), Havian Influenza (flu burung), Septi chemia epizootica (ngorok pada ayam), brucellosis (keguguran pada sapi), dan jembrana (penyakit sapi bali).

Khusus untuk penyakit sapi bali itu tergolong jenis penyakit yang baru muncul di Aceh pada tahun 2009. "Kekurangan dana juga mengakibatkan kondisi vaksinasi tidak mampu terakomodir dengan maksimal," tambahnya.

Selain keterbatasan anggaran, Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh juga masih kekurangan tenaga medis dan paramedis untuk memaksimalkan penanganan masalah kesehatan pada hewan/ternak.

Di pihak lain, dikatakan, khusus untuk penanganan penyakit rabies sudah cukup mendesak guna mewujudkan provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut bebas dari penyakit anjing gila itu.

Salah satu keterbatasan adalah masih tingginya populasi HPR liar serta minimnya tenaga medis dan paramedis di provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa tersebut. Vaksin rabies yang tersedia juga terbatas yakni hanya mampu menjangkau 60 persen upaya pemberantasan HPR. Sementara populasi anjing liar di Aceh mencapai sekitar 218 ribu ekor.
(dat06/ann)

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 13.50 Kategori:

0 comments:

Posting Komentar

 

VISITOR