SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

Rekomendasikan Segera Pembentukan Provinsi ALA

Kutacane, (ATO)
Lima kabupaten masing-masing Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Gayo Lues dan Bener Meriah mendesak Banda Aceh dan Jakarta agar merekomendasikan pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA).

Hal itu tertuang dalam hasil rekomendasi kongres ALA yang berlangsung sejak 30-31 Mei di Kutacane yang dibacakan anggota DPRD Gayo Lues Yusuf Aswad pada saat penutupan kongres di Stadion H Syahadat Kutacane, pekan ini.
Para delegasi yang ikut menandatangani hasil rekomendasi tersebut adalah para bupati dan ketua DPRD masing-masing kabupaten.

Seratusan ribu masyarakat pada malam penutupan tersebut bertepuk tangan dan berteriak yel-yel memberikan dukungan untuk terbentuknya provinsi baru itu.
Adapun isi rekomendasi kongres ALA adalah: masyarakat lima kabupaten yang ingin memekarkan diri mendesak agar DPRD Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) secepatnya mengeluarkan rekomendasi kepada DPR-RI dan pemerintah pusat untuk menyetujui pembentukan Provinsi ALA.
Mendesak kalangan DPR-RI untuk segera menyetujui dan menetapkan Rancangan Undang Undang (RUU) tentang pemekaran Provinsi ALA menjadi Undang Undang (UU).
Meskipun rekomendasi tersebut hanya terdiri dari dua item yang ditujukan kepada Banda Aceh dan Jakarta, tetapi cukup mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memadati stadion.



Ketua Harian PPP ALA Dr Rahmad Salam, MSi dalam sambutannya kembali memotivasi masyarakat dan seluruh elemen agar pembentukan Provinsi ALA terus dilanjutkan dengan melibatkan seluruh kekuatan yang ada, karena perjuangan ini untuk kesejahteran rakyat.
Disebutkan, akhir dari perjuangan ini adalah provinsi yang diidamkan lima kabupaten telah terwujud dan diharapkan pengurus terus bekerja dengan maksimal dan jangan membuat masyarakat lima kabupaten kecewa.
Sementara Bupati Aceh Tenggara Drs H Armen Desky sebelumnya menegaskan, meskipun kongres yang berjalan sukses ini ditutup namun perjuangan untuk meraihnya akan terus berkobar.

Armen mengungkapkan ada kalangan yang tidak setuju dengan pemekaran ini, namun pada sisi lain dia juga meminta supaya tidak menghalangi perjuangn tulus masyarakat lima kabupaten ini.

?Meskipun ada saudara kita yang tidak setuju atas pemekaran ini, hendaknya mereka tidak menghalangi perjuangan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat ini?, katanya.

Dijelaskan, lima kabupaten yang ingin memekarkan diri tersebut sebenarnya telah teruji dengan berbagai cobaan dan tetap setia kepada NKRI, dan menolak separatis berkembang di wilayahnya.

Bupati meminta agar pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung di NAD secepatnya dilakukan, agar proses perjuangan dan komitmen Provinsi ALA lebih kuat.
Sebelumnya, Ketua Panitia Kongres ALA Drs H Marthin Desky,MM menyatakan, kongres yang berlangsung dua hari itu berjalan lancar dan sukses serta mendapat respons luar biasa dari masyarakat.
Tidak ada insiden dalam acara yang melibatkan sekitar 100 ribu massa ini, bahkan dalam pembahasan dan sidang-sidang paripurna yang diadakan diberbagai tempat dan fasilitas umum di Kutacane tidak ada hambatan.

Kongres ini diikuti para anggota DPR-RI, DPD, pakar hukum, pakar otonomi daerah, DPRD NAD, para bupati dan ketua DPRD lima kabupaten, utusan dari Sumatera Utara, Kabupaten Tanah Karo dan undangan lainnya.
Dikutip : http://www.agaramedia.com/

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 06.58 Kategori:

0 comments:

Posting Komentar

 

VISITOR