SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

NAD kembali di guncang gempa

Gempa besar di Aceh yang terjadi ini di betul-betul di luar prediksi. Para pakar gempa sebetulnya sudah memprediksikan di perairan Sumatera, terutama di sekitar Kepulauan Mentawai dan Siberut dalam kurun 0-50 tahun ke depan akan terjadi gempa besar, sekitar 9 Skala Richter. Gempa yang terjadi kali ini berada di luar area yang diprediksikan. "Gempa Aceh yang terjadi ini, dari rekaman sejarah geologinya kurang ada data. Para ahli sebetulnya sudah memberikan perhatian besar justru di sekitar Mentawai dan Siberut karena sejarah gempa besarnya yang terjadi dalam siklus 200-300 tahunan.
Informasi dari BMKG, Rabu subuh menyebutkan, gempa tersebut berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) sekitar pukul 05.15 WIB dan berpusat di kawasan Sinabang, NAD, dengan kedalaman sekitar 34 km.
Dalam satu kegiatan diskusi Geologi Selat Sunda setahun yang lalu di Bandung, Danny menuturkan dari catatan geologi, siklus seismik gempa berskala 9,0 Skala Richter di sekitar zona subduksi di barat Sumatra, sudah berada pada ujung siklus 200 tahunan-nya. Gempa besar tercatat pernah terjadi di Mentawai pada tahun 1381, tahun 1608, dan yang terakhir tahun 1833. Dari siklus itu, diprediksikan bahwa ujung siklus seismik tersebut sudah dekat meski tetap saja sulit mengetahui persis kapan gempa berkekuatan 9,0 Skala Richter itu akan bisa terjadi. Kejadian gempa disertai tsunami besar kali ini, menurutnya ternyata terjadi di luar area yang diperkirakan itu. Berarti prediksi bahwa dalam kurun waktu hingga 50 tahun ke depan, potensi gempa-gempa berskala besar masih akan bisa terjadi di sekitar Mentawai dan Siberut. Bahkan segmen pergerakan gempa di dasar Samudra Hindia kali ini, menurut Danny bisa saja memicu ketegangan di sebelah-menyebelahnya. "Kalau akumulasi ketegangan dan energi di pinggir-pinggir lempeng tektonik atau zone subduksi itu tidak tertahankan, bisa terjadi gempa-gempa lain," tuturnya. Kembali ke soal gempa Aceh itu, untuk keamanan masyarakat maka dalam periode satu bulan ke depan masih harus diwaspadai gempa-gempa susulan dan dampaknya. "Kalau gempa utamanya saja berskala 9 Skala Richter, potensi gempa susulan hingga maksimal 1 skala di bawahnya bisa saja terjadi. Gempa berskala 8 SR itu juga tergolong besar dan dampaknya juga bisa dahsyat," katanya. Karena itu, masyarakat sendiri menurutnya memang dituntut untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri karena potensi gempa memang mengancam.

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 12.23 Kategori:

0 comments:

Posting Komentar

 

VISITOR