SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

Pejuang Alas yang tak pernah di ingat dalam sejarah.

Sejarah perang besar di nusantara ini tidak luput dari pengorbanan darah dan jiwa mereka.
Dalam catatan sejarah:..Penjajahan Belanda dan Jepang selalu berakhir di Tanah Alas, itu semua karena kegigihan para pejuang Alas.
Kemudian dalam sejarah perjuangan rakyat di sumatera, Pejuang Alas juga ikut membantu dengan beberapa gelombang pasukan yang di utus ke sumatera. Banyak hal lg yang telah mereka lakukan untuk nusantara ini.
Tp, adakah di antara mereka yang kita kenang.
Adakah Panglime Guru Leman, Syeh H. Hasan, Bedussamad, Panglime Jim, Panglime Bedul Mamas (Panglime Janggut), dan banyak lagi yang lainnya telah di abadikan dalam hati kita dan dalam sejarah nasional kita?....
Ribuan Jiwa Mujahid Alas telah bergelimang darah di atas benteng koeta reh, benteng koeta lengat, dan beberapa tempat di Alaslanden. Mereka rela mengorbankan nyawa demi kita, agar kita yang hidup pada generasi selanjutnya tidak dijajah seperti zaman mereka. Apakah kita pernah berpikir atau setidaknya teringat sejenak untuk mereka.

Tp, Kita hanya meludahi Darah mereka dengan membiarkan tanah alas ini diporakporandakan oleh orang-orang yang dzalim, dan serakah.

Jika kita Peduli, "Lakukanlah Sesuatu"
Jangan Biarkan darah mereka mengalir sia-sia,
Jangan Biarkan darah meraka diludahi oleh keserakahan,kedzaliman, dan politik busuk para penguasa serta nafsu kekuasaan yang menggrogoti hati orang munafik yang mengaku peduli dengan lembah alas ini.
Jangan biarkan nyawa mereka berlalu seperti angin, tanpa ada torehan sejarah yang abadi.

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 08.40 Kategori:

1 komentar:

  1. Tanpa di sadari generasi2 muda kita sekarang, telah masuk penyusup berdarah dingin yang mematikan.

    Contohnya tak usah jauh .

    N A R K O B A

    BalasHapus

 

VISITOR