SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

Kasus Honorer Agara Mengambang

* Tim Bentukan Pemkab belum Umumkan Hasil Kerja
* Aliansi Mahasiswa Desak DPRK Bentuk Pansus 

KUTACANE - Aliansi Mahasiswa Pemuda Aceh Tenggara mendesak DPRK membentuk Tim Pansus Tenaga Honorer Kategori I dan mendatangkan tim verifikasi dari pusat untuk menuntaskan kasus honorer siluman yang hingga kini masih mengambang.

“Kalau pun sudah ada tim verfikasi bentukan Pemkab Agara, namun tim tersebut belum melaporkan hasil kerjanya ke publik. Tenaga honorer yang sudah ditampung keluhan mereka di posko pengaduan tak kunjung mendapatkan jawaban bagaimana nasib mereka,” kata Ketua Posko Pengaduan Tenaga Honorer dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Aceh Tenggara, Pajriansyah kepada Serambi, Sabtu (16/6).

Seperti gencar diberitakan, dugaan menyusupnya honorer siluman dalam database tenaga honorer yang dinyatakan lulus kategori I sebanyak 393 orang, sebagaimana diumumkan BKN Jakarta telah menyulut aksi demo di Agara. Banyak honorer yang merasa berhak lulus ternyata nama mereka tak masuk database. “Mereka yang merasa hak-haknya dirampas oleh tangan-tangan kekuasaan maupun praktik KKN terus menerus mempertanyakan nasib mereka, namun jawaban yang ditunggu tak kunjung datang,” kata Pajriansyah.

Dampak meledaknya aksi demo beberapa waktu lalu, Pemkab Agara langsung membentuk tim verifikasi untuk menuntaskan persoalan tersebut. Polisi juga menindaklanjuti berbagai dugaan kejahatan dengan memeriksa puluhan saksi dan akhirnya menetapkan sejumlah tersangka.

Hingga saat ini Polres Agara telah menetapkan enam tersangka kasus honorer, yaitu Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan (BKPP) Samanuddin, serta tiga staf BKPP, M Yani, Mahyuddin, Zakaria. Sedangkan dua lainnya masing-masing Azhari (mantan Inspektorat) dan Abdul Karim (tenaga honorer siluman dari DPRK Agara). “Kita berharap dengan dibentuknya Tim Pansus DPRK bisa secepatnya terungkap siapa tenaga honorer siluman dan yang bukan siluman.” tandas Pajriansyah.

Menurut Pajriansyah, jika tenaga honorer yang telah diumumkan lulus daftar nominatif berjumlah 393 orang ada siluman, tim pansus dapat memberikan rekomendasi ke Menpan dan RB agar membatalkan nama-nama siluman tersebut.

SUMBER : http://aceh.tribunnews.com/2012/06/18/kasus-honorer-agara-mengambang

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 07.18 Kategori:

0 comments:

Posting Komentar

 

VISITOR