SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

Lagi lagi SPBU

KUTACANE - Ratusan pengendara, mulai dari roda dua, tiga sampai empat menyerbu SPBU Kampung Melayu di Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara (Agara), Sabtu (6/10). Stok BBM, khususnya bensin hanya bertahan beberapa jam, demikian juga dengan solar, sehingga antrean kendaraan mencapai ratusan meter yang menyebakan kemacetan di depan SPBU.

Dilaporkan, kondisi ini sudah lama terjadi, tetapi belum ada tindakan dari pihak terkait, seperti di kabupaten tetangga, Gayo Lues yang juga sering mengalami hal serupa. Antrean panjang kendaraan dan pengendara harus rela menunggu berjam-jam untuk mendapat giliran mengisi bensin ke kendaraannya yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.

Kondisi itu diperparah dengan habisnya stok BBM jenis premium di SPBU lainnya, Lawe Desky dan Kampung Karo. Sehingga, para pengendara menyerbu SPBU Kampung Melayu, walau harus antre panjang dan menunggu sampai mendapat giliran mengisi bensin.

Padatnya jalan di depan SPBU Kampung Melayu, diperparah dengan menumpuknya kendaraan bermesin diesel (solar) dari arah Gayo Lues (tengah) dan Lawe Pakam (utara). Sehingga, kesemrawuttan tak terelakkan dan arus lalulintas macet selama beberapa jam. Pengendara jenis bensin juga kesulitan melintasi depan SPBU, walau stok bensin sudah habis.

“Sudah berjam-jam kami menunggu giliran mengisi solar 30 liter,” ujar Win sopir pikap pengangkut penumpang Kutacane-Lawe Pakam kepada Serambi, Sabtu (6/10) saat ikut antre di depan SPBU. Dia mengaku terpaksa mengisi solar di SPBU Kampung Melayu, karena SPBU lainnya sudah habis.

“Susah mencari minyak bersubsidi, karena BBM bersubsidi juga banyak dijual ke pengusaha dengan harga eceran Rp 7.000 - Rp 8.000/liter” tukas Win. Dia meminta Pertamina Wilayah Sumbagut, agar menurunkan tim atau membentuk tim independen untuk mengawasi persoalan kelangkaan BBM yang selama ini sering terjadi di SPBU Agara. 

“Ya dijual pakai jerigen boleh saja, tapi jumlahnya jangan mencapai ratusan liter, apalagi berton-ton. Ini bisa menguras stok BBM di SPBU dan menyebabkan cepat habis terkuras,” katanya. Sedangkan stok solar di SPBU Kampung Melayu juga habis pada pukul 11.30 WIB, sehingga SPBU terpaksa ditutup karena stok tidak ada lagi.

sumber : http://aceh.tribunnews.com/2012/10/07/pengendara-serbu-spbu

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 20.01 Kategori:

0 comments:

Posting Komentar

 

VISITOR