SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

Lima Rumah Warga Agara Hanyut

 KUTACANE - Sebanyak sembilan Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 19 jiwa warga Desa Pajak Seban yang menjadi korban rumah amblas di Sungai Lawe Bulan masih mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) Kutacane, Kecamatan Babussalam. Seperti diberitakan sebelumnya, lima rumah milik warga amblas ke sungai Kali Bulan, sedangkan empat rumah terpaksa dikosongkan karena beresiko tinggi bila ditempati pemiliknya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Radjadun, kepada Serambi, Minggu (14/10) mengatakan, mulai tadi malam hingga saat ini korban masih mengungsi di GOR Kutacane. Korban yang mengungsi sebanyak 19 orang dari 9 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah itu, lima rumah yang telah ambruk ke sungai akibat abrasi air Lawe Bulan. Sedangkan, empat rumah lagi dikosongkan pemiliknya karena sudah masuk kategori rawan tinggi dan sangat berbahaya ditempati.(as)

Membuat Dapur Umum

KEPALA-Dinas Sosial Agara, Djahidinsyah, mengatakan, mulai Sabtu (13/10) malam mereka telah memberikan bantuan kain sarung dan baju kepada korban yang mengungsi di GOR Kutacane dan mengenai makanan mereka pada malam itu telah ditangani pihak BPBD Agara. Dan, direncanakan, pihak Dinas Sosial Agara, akan membuat dapur umum mulai Senin (15/10). Bencana rumah roboh itu langsung ditinjau Wakil Bupati Agara, Ali Basrah

 
 Sembilan KK Mengungsi di Gor Kutacane

KUTACANE - Sebanyak lima unit rumah berkontruksi papan dan beratap seng di Daerah Aliran Sungai (DAS) Lawe Bulan, persisnya di Desa Pajak Seban, Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara, ambruk dan hanyut diterjang banjir, Sabtu (13/10) pukul 21.00 WIB.

Sumber Serambi di lapangan menyebutkan, peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba dan di luar perkiraan warga. Pasalnya, sore itu kawasan Agara hanya dilanda hujan gerimis. 

Namun, mulai pukul 20.00 WIB, air sungai Kali Bulan mulai meluap dan mengikis tanggul di beberapa titik DAS Kali Bulan. Peristiwa ini berlangsung cepat sehingga menyebabkan lima rumah warga ambruk ke sungai. Hingga malam tadi, tercatat sudah sembilan kepala keluarga (KK) yang tinggal di  kawasan tersebut mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) Kutacane.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agara, Radjadun SSos, yang dihubungi Serambi, membenarkan lima rumah ambruk ke sungai Kali Bulan dan sudah sembilan  Kepala Keluarga telah mereka diungsikan di Gedung Olahraga Kutacane, Kecamatan Babussalam. 

“Saat ini (tadi malam-red) lima rumah di daerah itu  telah dikosongkan pemiliknya, karena mereka takut air sungai Kali Bulan menghantam rumah mereka. Kita saat ini juga telah menyiapkan bantuan masa panik kepada korban dan hingga pukul 23.00 WIB telah 9 KK mengungsi,” kata Radjadun.

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 12.28 Kategori:

0 comments:

Posting Komentar

 

VISITOR