SELAMAT DATANG DI PORTAL AGARA ONLINE BUMI SEPAKAT SEGENAP. Ulang lupeken Pepatah Kalak Ndube, “ SEPAKAT SEGENEP KITE KEKHINE”, “LEPAS NI HAMBAT TADING NI ULIHI”

16 Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Aceh Tenggara

ACEH TENGGARA – Sebanyak 16 unit rumah dan satu kilang padi berkontruksi papan atap seng di Desa Lawe Perbunga dan Lawe Mantik, Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara, Kamis (25/9/2014) malam, rusak diterjang banjir bandang. Dari jumlah itu, tiga rumah hanyut.
Selain rumah rusak, ratusan rumah juga terendam lumpur setinggi 50 centimeter. Sejak Jumat (26/9/2014) pagi, masyarakat pemilik rumah mulai membersihkan rumahnya dari genangan lumpur dan bebatuan serta kayu material yang dibawa banjir bandang.
Korban Banjir Bandang di Lawe Perbunga, Simon Marpaung, kepadaSerambinews.com, Jumat (26/9/2014) mengatakan, pada saat itu dirinya berada di rumah bersama keluarganya dan hujan deras mengguyur kawasan Agara. Tiba-tiba dia mendengar suara seperti batu bergulingan. Tak lama kemudian air bah datang dan tiba-tiba sudah menyeberangi badan jalan nasional serta menerjang rumahnya.
Lalu, kata Simon Marpaung, mereka berlarian menuju dapur kemudian naik ke lantai II. Tak lama kemudian mereka meminta tolong dengan warga lainnya untuk mengevakuasi keluarganya dari rumah yang telah terjebak gelondongan kayu dan material banjir bandang.
Dalam musibah itu, diakui Simon Marpaung, tidak ada barang apapun yang dapat mereka selamatkan kecuali hanya baju di badan, karena airbanjir bandang itu cukup deras dan berlumpur. Ditaksir kerugian harta miliknya saja mencapai Rp 100 juta lebih.
Menurutnya, musibah banjir bandang itu diduga akibat maraknya perambahan hutan yang terus terjadi di pegunungan, dan sepertinya perambahan hutan itu kurang perhatian dari pihak terkait, sehingga imbasnya ketika banjir bandang warga yang dirugikan.
Bendahara Desa Lawe Perbunga,  Jimmy Sitorus meneybutkan, tiga unit rumah warga hanyut diterjang banjir bandang dan satu kilang padi ikut rusak, serta 12 rumah lainnya rusak. Sementara ratusan rumah sempat terendam banjir bandang, namun tidak ada laporan korban jiwa akibat musibah ini. Ditaksir kerugian mencapai Rp 2 Miliar karena selain rumah rusak, harta benda dan hasil panen padi habis diseret air bah.
Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2014/09/26/16-rumah-rusak-diterjang-banjir-bandang-di-aceh-tenggara

ads

Ditulis Oleh : Saydina Selian Hari: 08.58 Kategori:

0 comments:

Posting Komentar

 

VISITOR